- KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “MERAKIT KOMPUTER ”
Makalah ini berisikan tentang informasi computer atau yang lebih khususnya Membahas cara merakit komputer dan komponen-komponen yg terdapat dalam computer.
Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang Cara merakit komputer.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita. Amin. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR........................................................... iDAFTAR ISI .......................................................................... iiBAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………….. 11.1 Sejarah…………………………………………………….1.2 Pengantar …………………………………………………1.3 Proses Device…… ………………………………………..1.3.1 Processor………………………………………………………1.3.2 Motherboard………………………………………..………..1.3.3 Memory ……….…………………………………………….1.3.4 Memory External …………………………..………………..BAB II PERAKITAN PERSONAL DESKTOP ………………….……………2.1 PERSIAPAN …………………..………………...2.1.1 Penentuan konfigurasi computer………………………….2.1.2 Persiapan komponen & perlengkapan…………………….2.1.3 pengamanan………………………………………………2.2 PERAKITAN……………………………………..BAB III BIOS …………………..……….……………………………………..3.1 AWARD BIOS3.1.1 Standar CMOS Setup...........................................................................3.1.2 BIOS Features Setup……………………………………………………….3.1.3 Chipset Features Setup…………………………………………………….3.1.4 Integrated Peripherals………………………………………………………3.1.5 Power Management Setup………………………………………………….3.1.6 PNP/PCI Configuration ………………………………………………….BAB 1PENDAHULUAN1.1 SEJARAH KOMPUTERCharles Babbage adalah seorang matematikawan dari Inggris yang pertama kali mengemukakan gagasan tentang komputer yang dapat diprogram. Sebagian dari mesin yang dikembangkannya kini dapat dilihat di Musium Sains London. Tahun 1991, dengan menggunakan rencana asli dari Babbage, sebuah mesin diferensial dikembangkan dan mesin ini dapat berfungsi secara sempurna, yang membuktikan bahwa gagasan Babbage tentang mesin ini memang dapat diimplementasikan.
Pada masa itu, perhitungan dengan menggunakan tabel matematika sering mengalami kesalahan. Babbage ingin mengembangkan cara melakukan perhitungan secara mekanik, sehingga dapat mengurangi kesalahan perhitungan yang sering dilakukan oleh manusia. Saat itu, Babbage mendapat inspirasi dari perkembangan mesin hitung yang dikerjakan oleh Wilhelm Schickard, Blaise Pascal, dan Gottfried Leibniz. Gagasan awal tentang mesin Babbage ditulis dalam bentuk surat yang ditulisnya kepada Masyarakat Astronomi Kerajaan berjudul "Note on the application of machinery to the computation of astronomical and mathematical tables" ("catatan mengenai penerapan mesin bagi penghitungan tabel astronomis dan matematis") tertanggal 14 Juni 1822.
Sejarah Komputer diawali ketika Penemu Inggris Charles Babbage menyelesaikan prinsip-prinsip pemakaian umum komputer digital seabad penuh sebelum perkembangan besar-besaran mesin hitung elektronik terjadi. Mesin yang dirancangnya, yang diberinya nama "mesin analitis" pada pokoknya mampu melaksanakan apa saja yang bisa dilakukan kalkulator modern (meski tidak sama cepatnya, karena "mesin analis" bukanlah dirancang untuk bertenaga listrik). Sayangnya, berhubung teknologi abad ke-19 belumlah cukup maju, Babbage tidak sanggup merampungkan konstruksi "mesin analis" itu, selain memang tidak bisa tidak memerlukan waktu dan biaya besar. Sesudah matinya, gagasannya yang begitu cemerlang nyaris dilupakan orang.
Tahun 1937, tulisan Babbage menjadi perhatian Howard H. Aiken, sarjana tamatan Harvard. Aiken yang juga sedang mencoba menyelesaikan rancangan mesin komputer, tergerak oleh gagasan Babbage. Bekerjasama dengan IBM, Aiken sanggup membuat Mark I.komputer pertama untuk segala keperluan. Dua tahun sesudah Mark I dioperasikan (1946), kelompok insinyur dan penemu lain menyelesaikan ENIAC,ENIAC, singkatan dari Electronic Numerical Integrator And Computer, adalah komputer elektronik penuh pertama yang didesain agar Turing-complete, yang mampu diprogram ulang dengan cara mengatur ulang kabelnya agar dapat menyelesaikan segala jenis masalah perhitunganmesin hitung elektronikpertama Sejak itu, kemajuan teknologi komputer berkembang pesat.
1.2 PengantarPerkembangan Teknologi pada masa sekarang ini, sudah sangat cepat dan maju, salah satunya adalah komputer. Komputer pada masa sekarang ini sudah bukan barang yang asing dan mahal lagi, pada saat ini hampir disegala bidang membutuhkan komputer sebagai alat bantu, karena memiliki kelebihan yaitu dari segi kecepatan dan ketelitian. Misalnya saja dibidang kesehatan, bidang teknik, sipil, perbankan, ilmu pengetahuan, bisnis baik oleh pemerintah maupun swasta. Dimana sekarang juga berkembang teknologi jaringan komputer, dimana orang bisa berkomunikasi dengan menggunakan komputer, yang tidak hanya dalam satu ruangan, tetapi bisa meliputi antar benua, yaitu Internet. Jadi bisa dikatakan komputer telah memasuki segala bidang kehidupan kita.Sehubungan dengan hal tersebut diatas, maka pemakaian komputer di bidang komputerisasi akutansi memberikan mamfaat yang sangat besar, baik dalam ketelitian maupun volume pekerjaan yang ditangani. Sehingga dalam penyajian laporan dan informasi yang dibutuhkan dapat diperoleh secara cepat tepat dan lengkap tanpa harus melalui proses pencatatan yang berulang-ulang. Berikut ini diberikan beberapa keuntungan apabila proses akuntansi menggunakan sistem komputer sebagai alat bantu memproses :1. Kecepatan. Sistem komputer dapat menghasilkan informasi yang lebih cepat dibandingkan dengan sistem manual, karena komputer dapat melaksanakan pekerjaan pada saat yang bersamaan dengan kecepatan yang tinggi.2. Volume hasil. Sebagai akibat proses pengerjaan yang cepat, maka volume transaksi yang dapat diolah menjadi jauh lebih banyak, dan volume hasil yang dapat diperoleh juga semakin banyak.3. Pencegahan kekeliruan. Tingkat ketelitian komputer, jauh lebih tinggi daripada ketelitian manusia. Oleh karena itu pemakaian komputer akan sangat banyak mengurangi kekeliruan. Selain itu sistem komputer juga dilengkapi dengan berbagai cara untuk mencegah kekeliruan.4. Penyusunan laporan otomatis. Dalam sistem administarsi akunansi dengan komputer, laporan-laporan dikerjakan secara otomatis. Komputer dapat melakukan proses penyusunan laporan data nilai siswa, instruktur, penjadwalan, paket dan presensi, dll.1.3.1 ProcessorKomponen kecil ini adalah inti dari sebuah komputer. Dalam komponen inilah seluruh perhitungan matematis yang amat rumit dilakukan. Singkat kata, kecepatan, kehandalan dan kompabilitas PC ditentukan oleh Processornya. Processor dapat dibedakan dari perbedaan jumlah data bus-nya. Misalkan ada processor 8 bit, itu berarti processor tersebut memiliki 8 data bus.Ada beberapa produsen processor untuk PC, seperti Intel, AMD, Cyrix dan Winchip
1.3.2 MotherboardMotherboard atau “papan ibu” dan biasa juga disebut dengan “Mainboard” adalah komponen terbesar yang terdapat dalam sebuah Process Device. Fungsi motherboard secara keseluruhan adalah tempat utama untuk memasang peripheral lain, seperti Processor, Memori, VGA Card, dan lain-lain. Seperti processor, motherboard juga memiliki beberapa produsen, diantaranya adalah : Intel, Asus, Iwill, Abit, DFI, Gigabyte, dan masih banyak lagi. Motherboard terdiri dari beberapa komponen, yaitu :• Soket ProcessorSoket processor berfungsi untuk menancapkan Processor ke motherboard.• ChipsetChipset berfungsi untuk mengontrol motherboard secara keseluruhan. Frekwensi bus, jenis processor, slot ekspansi dan kapasitas memori juga amat bergantung pada chipset.• Slot RAMTerdapat beberapa jenis Slot RAM, diantaranya adalah DIP, 30 Pin, 72 Pin dan 168 pin serta Slot RIMM untuk RDRAM• Slot EkspansiSlot ini berfungsi untuk menempatkan peralatan tambahan yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antara peralatan input / output dengan motherboard, misalnya untuk VGA Card, Sound Card, Modem, dan lain-lain.• Port IDE , FDD Serial dan ParalelPort ini digunakan untuk pemasangan Hard Disk (IDE Port), Floppy disk drive (FDD Port) dan sarana komunikasi dengan perangkat lain (Serial Port) serta untuk pemasangan printer dan scanner (Paralel Port atau LPT Port)• BIOS (Basic Input Output System)BIOS berfungsi untuk menginisialisasi dan mengkonfigurasi peripheral utamanya dalam proses input dan output. Kedudukan BIOS berada diantara perangkat keras dan Sistem Operasi komputer (Windows, DOS, Linux, OS/2, dan lain-lain). Semua perintah yang berasal dari sistem operasi, misalnya menulis ke disket atau membaca CDROM, ditampung dulu oleh BIOS.• Slot PowerSecara garis besar, slot power supply yang biasa digunakan terbagi 2 jenis, yaitu AT dan ATX.
1.3.3 MemoriSecara garis besar, memori dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu :1. First Level (L1) CacheMemori yang bernama L1 Cache ini adalah memori yang terletak paling dekat dengan processor (lebih spesifik lagi: dekat dengan blok CU [control unit]).2. Second Level (L2)CacheMemori L2 Cache ini terletak di motherboard.3. Memori ModuleMemori yang biasa terlihat dipasang pada motherboard adalah memori modul tersebut. Memori module ini memiliki kapasitas yang berkisar antara 4Mb – 512 Mb.Memori module ini terbagi atas 2 bagian, yaitu :a. SIMM ( Single In-Line Memory Module)Single pada SIMM ini dimaksudkan dalam penomoran pin. Pada penampakan fisiknya, pin dan pin yang berada tepat dibaliknya memiliki nomor yang sama. SIMM dapat dikelompokkan berdasarkan jumlah pin, yaitu :b. DIMM ( Dual In-Line Memori Module)Dual berarti kedua sisi dari penampakan fisik ini menunjukkan bahwa dua buah sisi menjalankan sekuens proses masing-masing, namun masih mendukung satu proses utama yang sama. Menurut proses pembuatannya, DIMM menggunakan sistem DRAM ( Dynamic RAM)1.3.5 Memori Eksternal ( Storage Device)Memori eksternal berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan data secara permanen (tidak seperti memori internal, dimana data dapat hilang apabila catu daya ke komponen tersebut diputuskan). Media penyimpan ini terbagi atas :1. Floppy Disk2. Hard Disk
Hard
Disk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga
memiliki fungsi sebagai penyimpan data. Yang membedakan antara Hard Disk
dan Floppy Disk adalah bentuk fisik dan kapasitas penyimpanan data
serta kecepatan aksesnya. Sesuai dengan namanya (Hard yang berarti
Keras), media penyimpanan data dalam hard disk menggunakan media logam
dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang
lebih banyak. Kapasitas penyimpanan hard disk rata-rata adalah 120 MByte
sampai dengan 120 Gbyte.3. CDROM
Media penyimpanan semakin hari mengalami kemajuan dengan amat pesat. Dengan CDROM ini, besar data yang mampu dimasukkan menjadi berkali-kali lipat dibandingkan dengan floppy. Juga
daya tahan media ini lebih baik dibandingkan dengan floppy. Jenis CDROM
bergantung kepada kecepatan putarnya, misal : CDROM 12 x berarti
memiliki kecepatan putaran 12 x kecepatan putar floppy. Saat ini CDROM
juga telah mampu merekan ke dalam format CD dan biasa disebut dengan CD
RW (Read-Write).BAB IIPERAKITAN PERSONAL DESKTOP2.1 PERSIAPANPersiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:2.1.1 Penentuan Konfigurasi KomputerKonfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.2.1.2 Persiapan Komponen dan PerlengkapanKomponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:a. Komponen komputerb. Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainyac. Buku manual dan referensi dari komponend. Alat bantu berupa obeng pipih dan philipsBuku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.2.1.3 PengamananTindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:a. Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.b. Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
Gambar 2.2 Pengamanan dalam perakitan2.3 PERAKITANTahapan perakitan meliputi bebrapa hal berikut di bawah ini1. Letakkan motherboard tempat yang datar atau diatas casing pada tempat yang aman. Meletakkan motherboard pada tempat yang tidak rata akan mengakibatkan kerusakan pada motherboard apabila dilakukan pemasangan komponen.
2. Pasang processor pada Motherboard. Pemasangan di luar casing dimaksudkan untuk memudahkan anda dalam pemasangan tersebut.Pemasangan processor disesuaikan dengan jenis processor dan motherboard yang akan digunakan.
Pasang SIMM RAM pada tempat yang tersedia pada motherboard Pemasangan SIMM RAM pada slotnya harus mengikuti aturan yang telah ditentukan, yaitu :- Aturan praktis yaitu aturan yang menjelaskan bagaiman tata cara memasangkan SIMM ketempatnya. Kesalahan ini dapat membuat kerusakan pada mother board.- Aturan teknis yaitu aturan yang menjelaskan susunan tata letak SIMM dalam hubungannya dengan pendeteksian terhadap keberadaan dan kapasitas SIMM. Pada slot memori, terdapat dua buah pengunci yang berfungsi untuk mengunci posisi memori. Untuk memasang memori, masukkan memori ke dalam slot memori dan tekan sehingga kedua pengunci mengunci memori tersebut
3. Siapkan casing untuk pemasangan motherboard4. Pada casing, terdapat beberapa titik yang berfungsi untuk pemasangan baut dan sekrup. Pasanglah baut dan sekrup tersebut pada tempatnya.
5. Masukkan motherboard pada casing secara perlahan (Pada sebagian casing, alas casing dapat dilepas sehingga pemasangan motherboard dapat dilakukan secara lebih mudah)Pada saat pemasangan Motherboard, perhatikan bagian belakang motherboard yang berisi konektor mouse, keyboard, serial dan paralel port, agar terpasang dengan tepat pada dudukan casing yang ada.
6. Kemudian pasanglah baut yang disediakan pada Motherboard. Jangan lupa untuk menyediakan jalur yang bebas pada motherboard
7. Pasang dan kencangkan seluruh baut pada motherboard8. Pasang konektor Power Supply pada tempatnya di Motherboard (PerhatikanUntuk power Supply Type AT, Pasang konektor power supply dengan kabel berwarna hitam berada di posisi tengah, kesalahan pemasangan akan mengakibatkan kerusakan berat pada Motherboard)
9. Pasanglah VGA Card pada Slot Expansi yang sesuai
10. Pasang baut dari VGA Card tersebut.
11. Pasang Network card pada slot yang sesuai dan kencangkan bautnya
12. Pasang Hard Disk pada Casing
13. Pasang 4 baut penahan Hard Disk pada rangka casing
14. Masukkan CDROM Pada rangka casing
15. Pasanglah baut CDROM pada bagian kiri dan kanan casing
16. Pasanglah Floppy Disk Drive pada rangka casing
17. Pasang baut floppy yang telah dipersiapkan
18. Setting jumper pada Hard Disk dan CDROM. Apabila menggunakan 1 kabel data, maka HDD harus di set sebagai Master, dan CDROM sebagai Slave.
19. Pasang kabel data pada Hard Disk dan CDROM. Perhatikan penempatan Kaki 1 pada kedua peripheral tersebut. Biasanya kaki 1 terletak paling dekat dengan slot power.20. Pasang juga Kabel Power kepada Hard Disk dan CDROM
21. Pasanglah kabel data dan power untuk Floppy Disk Drive
22. Pasang seluruh kabel data pada Motherboard Perhatikan pemasangan pin 1 pada motherboard. Ikuti petunjuk pada Motherboard atau buku manual masing-masing.
23. Pasang kabel switch, speaker, hdd LED dan power LED pada Motherboard. Ikuti petunjuk yang ada pada buku manual masing-masing Motherboard.
24. Pasanglah Keyboard, Mouse, Data Monitor. Power Monitor dan Kabel Power pada bagian belakang casing sesuai dengan konektor masing-masing.
Perhatikan baik-baik pemasangan Keyboard dan Mouse, utamanya PS/2, karena kedua konektor ini amat mirip dan dapat terjadi kesalahan pada saat pemasangan.Usahakan memasang kabel Power setelah seluruh peripheral dan konektor lain terpasang dengan baik untuk mencegah terjadinya kerusakan pada komponen apabila terjadi kesalahan pemasangan.
25. Setelah seluruh komponen telah terpasang dengan baik, lakukan uji tampil dengan menghidupkan komputer.BAB IIIBIOS (Basic Input Output System)BIOS adalah bagian dari komputer berkomunikasi dengan perangkat keras komputer atau bagian komputer yang mengatur sistem input output komputer dansemua perangkat atau komponen yang ada di main board.Untuk masuk pada menu BIOS ada berbagai macam cara tergantung dari BIOS yang anda gunakan. Untuk Award dan Ami umumnya menggunakan tombol Delete pada saat pertama kali komputer di nyalakan.3.1 AWARD BIOS
Menu-menu dari Award BIOS:3.1.1 Standar CMOS SetupDigunakan untuk mengatur :DateDisini anda dapat mengatur tanggal yang sesuai untuk real time clock (mm:dd:yy) atau (bulan:tanggal:tahun). Pengubahan tanggal juga terkadang dapat dilakukan untuk menghindari aktifnya suatu virus pada tanggal tertentu.TimeDisini setting-lah waktu yang tepat untuk real time clock. Sebuah real time clock yang salah di-setting dapat juga menimbulkan masalah, misalnya jika real time clock itu diminta oleh sebuah online-banking-software sebagai kriteria plausibilitas (kewajaran). Rumus untuk memasukkan tanggal (hh:mm:ss) atau (jam:menit:detik).HarddiskDigunakan untuk mengubah setting untuk harddisk. Semua chanel IDE dapat dikonfigurasikan disini, mulai dari primary master, primary slave, secondary master, secondary slave. Kolom “type” digunakan untuk menetukan parameter harddisk. BIOS sudah mempunyai 46 konfigurasi yang sudah tersimpan. Pilihan “none” berarti tidak ada harddisk yang terpasang. “Auto” berarti membuat BIOS melakukan autodeteksi ketika proses booting dilakukan. Pilihan “user” akan memberikan keleluasaan untuk mengubah parameter harddisk secara manual.Drive A, drive BBagian ini dapat digunakan untuk mengkonfigurasikan floppy disk yang anda gunakan. Pilihan yang ada akan menentukan ukuran dan kapasitas yang digunakan. Ukuran yang tersedia adalah 3,5” dan 5,25” sedangkan kapasitasnyabervariasi mulai dari 360K, 720K, 1,2M sampai 2.88M. Pilihlah “none” jika tidak ada drive yang terpasang.VideoSetting ini berhubungan dengan jenis kartu grafik, jadi biasanya “EGA/VGA”. Pilihan lain yang ada adalah CGA40, CGA80 atau MONO.Halt onMenentukan apa yang menyebabkan PC anda akan berhenti bekerja (halt). Pilihan “all errors” merupakan pilihan yang biasa digunakan dan akan menyebabkan PC anda berhenti jika terjadi kesalahan disegala komponen. Pilihan “All, But Keyboard” akan mengabaikan kesalahan akibat keyboard. Pilihan yang lain adalah “No Errors”, ”All, But Disk”, ”All, But Disk/Key”.MemoryIni adalah bagian informasi memori yang terpasang pada PC anda. Base memory umumnya berukuran 640KB, sisanya akan menjadi Extended Memory. Jika ditambahkan dengan Other Memory akan menghasilkan total memory yang terpasang dan ditampilkan pada bagian “Total Memory”.3.1.2 BIOS Features Setup
Virus WarningDigunakan untuk mencegah terjadinya penulisan ke tabel partisi harddisk, hal ini biasa dilakukan oleh virus untuk memperbanyak dirinya. Pilihan “ Disabled” digunakan untuk mencegah terjadinya virus pada saat ketika melakukan instalasi. Pada keadaan “ Enabled” ketika akan ada penulisan ke tabel partisi maka akan ditampilkan pesan dalam bentuk mode teks.CPU Internal CacheDigunakan untuk meng-enable/disable CPU Internal Cache.External CacheDigunakan untuk meng-enable-disable CPU External Cache.Quick Power On Self TestProses Power On Self Test (POST) adalah proses pemeriksaan komponen-komponen PC pada saat komputer cold boot.Boot SequenceDigunakan untuk menetukan urutan proses booting yang akan dilakukan. Jika anda hanya akan booting dari harddsik pilihlah “C,A,SCSI” atau “C Only”Swap Floppy DeviceDapat digunakan untuk menukar posisi drive A dan drive B. jika anda buat menjadi “ Enabled” maka drive A akan menjadi drive B dan sebaliknya.Boot Up Floppy SeekApabila pilihan ini berada diposisi “ Enabled” maka pada saat booting BIOS akan mencari tahu apakah yang dipergunakan adalah floppy drive 40 track atau 80 track yang baru dengan cara menggerakkan head-nya ke suatau track 40. Buatlah menjadi “ Disabled” untuk mempercepat booting.Floppy Disk Access ControlPilihan ini digunakan untuk menentukan hak akses yang diberikan ke floppy disk. Pilihan “ Read Only” akan menyebabkan floppy anda hanya dapat dibaca tanpa bisa ditulis. Dan pilihan “R/W” normal dapat dibaca dan ditulis.Boot Up Numlock statusApabila dibuat “ enabled” maka bios akan mengaktifkan fungsi numlock pada extended At-keyboard pada saat booting. Dengan demikian maka blok tombol yang ada di sebelah kanan akan bekerja sebagai tombol angka dan bukan tombol kursor.Boot Up System SpeedMenentukan keadaan PC ketika boot up jika pilihan ini tidak ada maka keadaannya adalah “ high”. Kondisi “ low” digunakan untuk memperlambat PC.Gate A20 OptionMenentukan keadaan dari jalur A20 (address bus, jalur nomor 20). “Normal” merupakan metode yang telah lama digunakan dengan menggunakan keyboad controler sedangkan “ Fast” adalah metode yang berlaku sekarang ini dan lebih cepat dengan menggunakan chipset.Typematic Rate SettingApabila dibuat “ Enabled” maka pilihan-pilihannya yaitu “Typematic Rate (Chars/sec)” dan Typematic Delay (msec)Security OptionDigunakan untuk menggunakan kapan password akan ditanyakan. Pilihan Setup akan menyebabkan password akan ditanyakan ketika BIOS Setup dijalankan. Sedangkan pilihan sistem akan menyebabkan password akan ditanyakan setiap kali PC melakukan booting.PS/2 Mouse Function ControlApabila dibuat menjadi auto maka pada saat booting BIOS akan mencari sebuah PS/2 Mouse. Apabila PS/2 Mouse tidak dapat ditemukan maka IRQ 12 akan dibebaskan untuk komponen lain yang memerlukan. Dengan “Disabled” maka tidak akan dilakukkan pengecekan.PCI/VGA Palette SnoopPilihan standart adalah “Disabled”. Tapi jika anda menggunakan MPEG Card pada slot ISA dan mengalami kesalahan pada palet warna maka ubahlah menjadi “Enabled”.OS Selector for DRAM > 64 MBJika anda menggunakan OS/2 Warp dan memiliki memory lebih dari 64 MB maka ubahlah menjadi “Enabled”. Dan sebaliknya ubah menjadi “Disabled”.System/Video BIOS ShadowPada keadaan “Enabled” maka isi ROM BIOS sistem dan video yang lambat akan dishadow dan disalin ke RAM yang lebih cepat sehingga akses ke BIOS menjadi lebih cepat.HDD S.M.A.R.T CapabilityDigunakan untuk mengaktifkan fasilitas SMART pada hardisk anda. SMART adalah singkatan dari Self Monitoring, Analysis and Reforting Technology.3.1.3 Chipset Features Setup- Auto Configuration
- RAM Speed Selection
Di
sini akan ditentukan kecepatan dari memory yang dipergunakan untuk FPM
dan EDO DRAM (Extended Data-Out). Waktu yang biasa digunakan adalah
“60ns” dan “70ns”.
- System/Video BIOS Cacheable
Jika
dibuat “Enabled” maka BIOS yang telah dishadow ke RAM dapat di chace
memory. Pilihan “Enabled” akan meningkatkan kecepatan system.
- 8/16 Bit I/O Recovery Time
Di
sini anda dapat mengatur beberapa banyak siklus yang digunakan untuk
menunggu antara akses-akses yang akan dilakukan melalui Bus ISA
3.1.4 Integrated Peripherals
- Block Mode
Apabila dibuat “Enabled” atau “Auto” dan “HDD MAX” maka BIOS akan menggunakan block mode untuk transfer ke hardisk.
- IDE PIO/UDMA
Digunakan untuk memilih mode PIO atau UDMA yang akan digunakan
- MODE PIO
Digunakan untuk menentukan seberapa besar seberapa cepat data di transfer dari dan ke hardisk.

- Mode DMA
DMA
adalah singkatan dari Direct Memory Accsess berarti data ditransfer
langsung antara harddisk dengan memori tanpa menggunakan CPU. Cara ini
berlawanan dengan PIO yang menggunakan CPU.
- PCI Slot IDE Second Chanel
Dengan ini channel kedua dari sebuah card EIDE di slot PCI dapat diaktifkan “Enabled” atau dimatikan “Disabled”.
- On-Chip Primary/Secondary PCI IDE
On-chip
Primary/SecondaryPCI IDE digunakan untuk mengaktifkan atau mematikan
channel dari Onboard-IDE-Contoller. Ada dua channel yang biasanya telah
ada di motherboard, yaitu primary channel dan secondary channel. Jika
anda buat menjadi “Enabled” maka channel ini akan diaktifkan. Jika anda
ingin mematikannya maka gunakan pilihan “Disabled”. Anda dapat mematikan
salah satu channel onboard-IDE jika Anda ingin memasang hardisk
controller card secara manual pada komputer anda.
- Onboard PCI SCSI Chip
Jika
motherboard anda memiliki Onboard SCSI Controler maka pilihan ini akan
tampil. Digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan SCSI Controler
yang ada pada motherboard anda.
- USB Controller
Pada
mother board yang menggunakan chipset yang mendukung USB maka BIOS
Setup akan menampilkan pilihan ini. Pilihan “Enabled” akan mengaktifkan
USB Controller sedangkan pilihan “Disabled” akan mematikannya.
- Onboard FDC Controller
Pilihan
“Enabled” akan mengaktifkan OnBoard-Floppy disk-Controller. Resource
yang digunakan oleh controller adalah IRQ 6 dan DMA 2. Jika “Disabled”
maka sebaliknya.
- Onboard Serial Port ½
Onboard
Serial Port ½ digunakan untuk konfigurasi OnBoard Serial Port. Biasanya
ada dua channel serial port yang dimiliki oleh motherboard. Pilihan
“Disabled” akan menyebabkan serial port Anda tidak aktif, sedangkan
pilihan lainnya akan menentukan port dan IRQ yanbg digunakan.
Pilihan-pilihan lainnya itu antara lain “3F8/IRQ4”, “2F8/IRQ3”, dan
sebagainya. Ada kalanya Anda harus mengganti konfigurasi serial port ketika Anda memasang modem internal yang menggunakan COM4.
- UART2 Mode
UART2
mode digunakan untuk konfiguarasi serial port yang digunakan untuk
komunikasi dengan komponen inframerah. Pilihan “Standard” digunakan
untuk komunikasi normal dengan interface RS-233-C. Sedangkan pilihan
lainnya, yaitu “IrDA 1.0”, “IrDA 1.1”, “ASK-IR” digunakan untuk
menentukan tipe alat komunikasi inframerah yang terpasang pada serial
port PC Anda.
- Duplex Mode
Pilihan
“Full” akan membuat komunikasi melalui inframerah dapat melakukan
pengiriman dan penerimaan secara bersamaan, sedangkan pilihan “Half”
akan menyebabkan proses pengiriman dan penerimaan data akan dilakukan
secara bergantian.
- Onboard Parallel Port
Onboard
Parallel port digunakan untuk mengkonfigurasi Onboard Parallel port.
Pilihan “Disabled” akan menyebabkab parallel port Anda tidak aktif.
Sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port Anda tidak aktif,
sedangkan pilihan lainnya akan menentukan port dan IRQ yang digunakan. Pilihan-pilihan lainnya itu antara lain “378/IRQ7”, “278/IRQ5”, dan sebagainya. Biasanya hanya ada satu channel Paralel port yang dimiliki oleh motherboard.
- Parallel Port Mode
Di
sini biasanya tercantum “SPP”, “EPP” dan “ECP” serta bermacam-macam
kombinasi dari dalamnya sebagai mode operasi untuk paralel port. Berbeda
dengan sebuah Standard Parallel Port (SPP), baik Enhached Paralel Port
(EPP) maupun Extended Capabilities Port (ECP) bekerja secara dua arah
(bidirectional) dan dengan demikian maka paralel port yang
dikonfigurasikan sebagai EPP dan ECP akan bekerja lebih
cepat dibandingkan dengan SPP. Apabila tidak timbul masalah, maka
“ECP/EPP” merupakan setting yang terbaik, terfleksibel dan tercepat.
- ECP Mode Use DMA
Menentukan
channel DMA yang akan digunakan untuk parallel port dalam mode ECP.
Pilihlah DMA 3 karena pilihan DMA 1 biasanya bentrok dengan sound card.
- Parallel Port EPP Type
Menentukan
type EPP yang akan digunakan ketika Anda memilih parallel port dalam
mode EPP. Pilihan yang ada adalah “EPP1.7” dan “EPP1.9” yang lebih baru.
3.1.5 Power Management Setup
- Power Management
Disini
anda dapat mematikan (“Disabled”) atau menyalakan seluruh pilihan untuk
penghematan energi. Jika anda aktifkan anda dapat menggunakan dua
konfigurasi yang sudah diberikan , yaitu : “Max Saving” dan “Min Saving”
sedangkan
pilihan “User Define” digunakan untuk melakukan konfigurasi Power
Management secara manual dengan mengubah beberapa pilihan lain.
- PM Control by APM
Apabila anda menggunakan sebuah sistem operasi yang disertai dengan Advanced Power management seperti Windows 95.
- Video Off Methode monitor.
Disini
tersedia bermacam-macam setting bagaiman monitor harus dimatikan. Pada
pilihan “Blank Screen” hanya akan dikirim tampilan kosong ke monitor.
Pilihan “VH-Sync+Blank” akan turut mematikan signal-signal sinkronisasi.
Pilihan “DPMS Support” menentukan bahwa display adapter dam monitor diarahkan pada VESA Display Power Management Signaling.
- Modem use IRQ
Disini
dapat ditentukan IRQ yang digunakan oleh modem yang ada. Jika IRQ ini
aktif akan “membangunkan” PC untuk menerima faksmili atau kiriman data.
- Doze/Stand By/Suspend Mode
Setting
ini digunakan untuk mengatur lamanya waktu yang diberikan bagi PC dalam
keadaan aktif sebelum memasuki mode-mode yang ada. Pada mode Doze dan
harddisk yang dimatikan, mode Stand By mematikan hanya processor
harddisk dan monitor sedangkan mode Suspend akan mematikan semua
komponen.
- HDD Power Down
Menentukan
berapa lama yang diberikan bagi harddisk untuk tidak bekerja sebelum
dimatikan oleh BIOS secara software. Beberapa harddisk lama mengalami
masalah jika bagian ini diaktifkan karena setelah “tidur” harddisk
tersebut tidak bisa bangun secara software.
- Wake Up Event in Doze & Standby
Berisi
daftar IRQ yang dapat membangunkan PC mode Doze atau StandBy. IRQ-IRQ
ini biasanya berhubungan dengan hardware tertentu, misalnya IRQ 4 untuk
mouse, 14 dan 15 untuk hardisk. Dalam versi-versi BIOS yang lebih baru
dikenal dengan istilah Reload Global Timer Events.
- Power Down & Resume Events
Didalam daftar yang kedua ini semua komponen ditandai dengan “on” yang akan membangunkan komputer dari dalam suspend mode.
- VGA-Active Monitor
Apabila
pilihan ini berada pada “Enabled” maka aktivitas display adapter akan
membangunkan sistem ketika berada dalam mode Stand by
- CPU Fan Off in Suspend
Apabila
diposisikan pada ”Enabled” maka BIOS akan mematikan kipas prosesor
ketika berada pada mode suspend. Tapi kipas prosesor yang digunakan
harus mengambil power dari konektor khusus di mother board dan tidak
langsung dari konektor power supply.
- Resume by Ring
Apabila
pilihan ini berada pada posisi “Enabled” dan saluran ring-indicator
dari interface serial menunjukkan adanya panggilan masuk pada modem,
maka PC akan dibangunkan dari dalam mode penghematan energi.
- IRQ 8 Clock event/IRQ 8 Break Suspend.
Jika
anda memposisikan setting ini pada “Enabled” , maka real time clock
dapat membangunkan komputer dari dalam mode suspend; karena IRQ 8 adalah
interrupt dari real time clock (RTC).
3.1.6 PNP/PCI Configuration
§ PNP OS Installed
Jika anda memilih “Yes” maka BIOS mengurus pemberian IRQ, DMA dan I/O hanya pada saat booting.
- Resources Controlled By
Disini
dengan option “Auto” dan “Manual” anda dapat memutuskan, apakah
pemberian resources harus dilakukan secara otomatis melalui BIOS atau
setidaknya sebagian dilakukan secara manual.
- Reset Configuration Data
Digunakan
untuk menghapus data PnP yang tersimpan pada blok ESCD (Extended System
Configuration Data) jika anda pilih “Enabled” maka BIOS akan menghapus
data ESCD. Tapi hanya sekali saja, setelah itu pilihan ini akan diubah
menjadi “Disabled” secara otomatis.
- PCI IRQ Activated By
PCI IRQ Activated By digunakan untuk menentukan cara mengaktifkan IRQ pada bus PCI. Pilihan yang ada yaitu “Level” dan “Edge”
- Slot x using INT#
Slot
x using INT# menen tukan IRQ yang akan digunakan oleh card yang
terpasang pada masing-masing slot PCI. Dapat dimanfaatkan untuk
memecahkan masalah. Jika ada IRQ yang digunakan oleh card ISA yang tidak
Plug n Play. Jika tidak ada masalah lebih baik tak ada pilihan “Auto”.
SUMBER : http://febry-contohmakalahmerakitkomputer.blogspot.com/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar